Bisnis Online

Nabung Dapat Income

Asuransi bayar sesuai Tagihan

Buat Istri Ketagihan Malam Ini

Junesse Global

Rumah Mangga Besar

Disewakan Rumah di Mangga Besar IVA, 2 lantai, ada 3 kamar, Luas 42m2, baru renovasi, Jalan masuk mobil cuma Buntu, Ada AC, listrik 2.200 Watt, +/- 100m dari jalan Mangga Besar Raya , Harga sewa 30 juta/tahun Nego Berminat Hub : 08164824650 - 08979002010 - (021) 70940030 ( Tersewa )

Rumah Golden Palm

Disewakan Rumah Golden Palm, Sebelah Citra Garden V - Cengkareng. Dua lantai, listrik 2.000W, ada 3 unit AC, Ada water heater, kompor Gas, 2 kamar tidur, 2 kamar mandi.
Luas 48m2. Berminat Hub : 08164824650 - 08164824650 - 70940030 ( Tersewa )

Formula Bisnis

Minggu, 29 November 2009

Ancaman bagi Si Penabung Lemak


TEMPO Interaktif, Kala lapar menyerang, Yusuf tak perlu berlama-lama mengisi perutnya. Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Diponegoro, Semarang, itu cukup menyeduh mi instan di kamar kosnya. Selesai. Karena jauh dari orang tua, Yusuf sangat sering makan mi instan.
"Saya sengaja beli satu dus untuk persediaan," kata Yusuf. Padahal kebiasaan mengkonsumsi makanan berpengawet dan pewarna seperti mi instan itulah salah satu penyebab timbulnya kanker usus besar atau kolorektal.
Namun, orang seperti Yusuf tidak merasa telah menanam penyakit di tubuhnya. "Penyakit ini memerlukan waktu 10-15 tahun untuk bermanifestasi, " kata spesialis penyakit dalam dr. Aru W Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP, seusai Seminar "Cegah Kanker Usus Besar dengan Gaya Hidup Sehat" di Semarang, Sabtu lalu.
Penyebab lainnya adalah mengkonsumsi makanan berkadar lemak tinggi, misalnya sajian di gerai-gerai makan siap saji. Menurut Aru, makanan merupakan faktor yang paling penting dalam proses terjadinya kanker ini. "Diet atau pola makan dapat mempengaruhi struktur dan proses genetik pada permukaan usus besar sehingga memicu pertumbuhan sel abnormal yang menjadi kanker, " ujar dokter kelahiran Washington, Amerika Serikat, ini.
Disebut penyakit kanker usus besar karena lokasi kanker berkisar dari usus besar (kolon) hingga dekat dubur (rektum). Jika kanker itu berada di dekat anus, lebih mudah diambilnya. Tapi semakin ke atas, semakin sulit mengatasinya.
Kanker usus besar adalah kanker terganas kedua tertinggi di negara-negara maju. Diperkirakan terdapat 376.400 kasus baru di Uni Eropa pada 2004. Dari jumlah itu, 149.400 di antaranya meninggal dunia. Atas dasar itu, kanker usus besar ditempatkan sebagai jenis kanker dan penyebab kematian kedua terbesar di 25 negara Benua Eropa.
Bagaimana di Indonesia? Belum ada angka pasti berapa penderitanya. "Kita tidak punya data. Data masih di masing-masing rumah sakit. Belum dikumpulkan, " tutur Aru. Namun, dia memprediksi, jumlah penderitanya terus bertambah. Di Rumah Sakit Kanker Dharmais dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, misalnya, kanker usus besar masuk daftar 10 besar kanker tersering.
Di luar negeri, penyakit ini menyerang orang berumur 40 tahun hanya 3 persen. Selebihnya, menyerang orang di atas umur 40 tahun. Sebaliknya, kata Aru, di Indonesia 30 persen penderitanya berumur di bawah 40 tahun. "Kesannya terus meningkat pada usia-usia muda," ujar Aru prihatin. Apalagi, jika pada usia muda tak terasa telah terserang penyakit ini. "Nanti tahu-tahu sudah mutasi ketiga atau masuk stadium empat."
Ada beberapa upaya untuk pencegahan kanker usus besar, yakni pencegahan primer, berupa menjaga hidup sehat. Usaha lain adalah screening, yaitu secara aktif mencari sebelum gejala penyakit muncul. Sedangkan usaha yang ketiga adalah deteksi dini, agar terapi dapat dilakukan secepat mungkin dan harapan sembuh lebih besar.
Untuk mengetahui penyakit kanker usus besar memang tidak mudah. Ahli bedah Rumah Sakit dr Kariadi, Semarang, dr Andy Maleachi, Spkbd, menyatakan gejala kanker usus besar umumnya penyakit wasir.
Gejalanya berubah-ubah pada saat buang air besar (BAB). Kadang encer, kadang keras, kadang tipis. Bahkan saat BAB ada darah yang ikut keluar pada feses saat buang air besar. Akhirnya penderita kesulitan BAB dan perut terasa tak enak.
Biasanya terjadi perubahan pada fungsi usus, seperti mengalami diare atau sembelit tanpa sebab yang jelas. Penderita biasanya merasa perut masih penuh meski sudah buang air besar. "Gejala ini (berlangsung) lebih dari enam pekan," kata Andi. Gejala lain adalah terjadinya penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
Karena kanker kolon termasuk penyakit yang perjalanannya lambat, Aru menyarankan masyarakat melakukan deteksi dini. Caranya dengan pemeriksaan darah yang ada dalam tinja dan kolonoskopi. Sebaiknya deteksi dini dilakukan sejak usia 40 tahun. Yang paling sederhana adalah secara berkala memeriksakan feses untuk mencari darah samar.
Sementara itu, bagi mereka yang sudah mengalami gejala seperti pendarahan pada saat buang air besar dan tertutupnya jalan usus atau penyumbatan ada beberapa prosedur. Misalnya pemeriksaan colok dubur oleh dokter.
Di samping itu, dapat dilakukan enema barium. Cairan barium dimasukkan keusus besar melalui dubur. Kemudian setelah difoto dengan menggunakan alat roentgen, dapat dilihat siluetnya. Apabila sudah ditemukan adanya kanker, penanganan bisa dilakukan melalui pembedahan, kemoterapi, dan radiasi.

Cegah Kanker Kolorektal
- Lakukan gaya hidup aktif dan teratur berolahraga.
- Jangan merokok.
- Kendalikan stres dan kemarahan.
- Jaga berat badan tetap ideal.
- Makan dengan diet seimbang, konsumsi makanan kaya serat, serta hindari banyak lemak.
- Banyak minum air.
- Masukkan prebiotik dalam menu harian.
- Usahakan buang air besar sekali sehari.
- Kurangi paparan radiasi.
- Lakukan konseling genetik dan pelajari sejarah kesehatan keluarga. Ada anggota keluarga yang mengidap polip usus besar dapat menambah faktor risiko terserang kanker kolon.

ROFIUDDIN (Semarang) | BERBAGAI SUMBER

Senin, 16 November 2009

Awas, Berciuman di Jombang Bisa Dipidana


TEMPO Interaktif, Jombang - Pemerintah Kabupaten Jombang melarang keras masyarakatnya bermesraan, berpelukan, dan berciuman yang mengarah pada hubungan kelamin di tempat umum.

Hal itu telah diatur dalam peraturan daerah yang baru Nomor 15 Tahun 2009 tentang pelarangan pelacuran. "Kalau ketahuan bisa dipidana atau denda," kata Agus Purnomo, dari Bagian Perundang-undangan, Bagian Hukum, Pemerintah Jombang, Kamis (12/11).

Namun, peraturan itu belum bisa langsung diberlakukan karena masih menunggu peraturan bupati sebagai petunjuk pelaksanaan perda. Oleh karena itu, sanksi pidana atau denda belum bisa dijelaskan seperti apa bentuknya, karena masih dalam proses pembahasan.

Selain berciuman, dalam perda juga terdapat ketentuan larangan untuk praktik pelacuran, di antaranya dilarang melakukan perbuatan pelacuran, dilarang membujuk atau memaksa orang dengan perkataan atau perbuatan sehingga tertarik melakukan pelacuran, dan dilarang membuka usaha pelacuran.

Sanksi untuk jenis larangan itu sudah diatur dalam perda yang mulai diundangkan pada 7 September 2009 tersebut. Sanksi pidananya kurungan tiga bulan dan denda minimal Rp 5 juta hingga Rp 15 juta.

Saat ini sosialisasi perda sudah dilakukan ke beberapa titik, di antaranya lokalisasi pelacuran di Desa Klubuk, Kecamatan Kabuh, Jombang.

Secepatnya, kata Agus, perda dan pergub akan diberlakukan. "Untuk pergubnya saat ini masih dalam proses pembahasan," ujarnya.

Kok, Penis Si Buyung Kecil,Ya?


Sedih, ya, mengetahui ukuran alat kelamin Si Buyung tidak normal? Nah, jangan tunda untuk segera mengoreksinya! Jika tak terlambat ditangani, kelamin yang kecil masih bisa diobati.
Arni tampak selalu kebingungan setiap kali habis memandikan putranya, Edo. Arni merasa ukuran alat kelamin si jagoan ciliknya ini terlalu kecil untuk anak seusianya. Pernah ia berdiskusi dengan suaminya soal alat kelamin Edo. "Ah, nanti juga akan normal sendiri kalau Edo sudah besar, " begitu kata suaminya.


Ya, jika benar ukuran alat kelaim Edo akan menjadi normal dengan sendirinya, Arni tentu akan merasa lega dan tak perlu khawatir lagi. Tetapi, bagaimana jika tidak? Menurut DR. Dr. Jose R.L. Batubara, Sp.A (K), spesialis endokrinologi dari RSIA Hermina Jatinegara, jika masalah yang dalam bahasa medisnya disebut mikropenis ini segera ditemukan kemudian dapat ditangani secara benar, mikropenis maupun small penis masih dapat diobati.

Oleh karena itu, jangan buru-buru panik apalagi putus asa bila Si Kecil memiliki ukuran penis yang kecil. Ingat, ada faktor lain yang bisa membuat Si Kecil berpenis kecil. "Seringkali para orangtua mengira anaknya berpenis kecil, padahal penisnya hanya tersembunyi dibalik lemak suprapubis (di bagian bawah perut) akibat kegemukan," ujar Jose. Bila masih ragu, konsultasikan saja segera ke dokter anak untuk diberi terapi yang dibutuhkan.

Ukur Secara Benar
Menemukan penis anak yang kecil atau mikropenis memang akan membuat khawatir para orang tua. Tentu saja penis yang merupakan alat reproduksi dan seksual pria ini akan sangat menentukan masa depan sang anak. Hal ini menyangkut pada kebahagiaan dirinya bersama pasangannya kelak.


"Sebenarnya, selama testisnya normal, tidak akan mempengaruhi kemampuan reproduksinya. Tetapi performance- nya di saat ia berhubungan intim kelak, mungkin akan terganggu," tutur Jose. Namun jangan buru-buru mengklaim sang anak sudah pasti memiliki mikropenis jika hanya melihat 'burung' Si Buyung tak lebih besar dari anak lelaki lain seusianya.

Definisi mikropenis yang sesungguhnya sebetulnya dapat dipastikan secara awam begitu anak lahir. Normalnya, penis bayi yang baru lahir berukuran 2,5 sampai 3,5 sentimeter. Ukuran ini berlaku untuk bayi dengan ras apapun, karena menurut penelitian penis bayi berusia 0 sampai 1 bulan rata-rata tidak memiliki perbedaan ukuran yang berarti.

Jadi, bila menemui bayi yang memiliki penis di bawah ukuran 1 sentimeter orangtua baru boleh merasa khawatir sang anak masuk kategori mikropenis. Sedangkan pada anak yang memiliki penis antara 1 sampai 2 sentimeter, termasuk ke dalam kategori small penis. Untuk kategori yang kedua ini, tak perlu khawatir terlalu berlebihan karena masih besar peluangnya untuk dikoreksi tanpa terapi dengan hormon.

Menurut Jose, dirinya bahkan pernah menemukan bayi yang berpenis hanya sebesar pentol (kepala) korek api, atau berukuran di bawah satu sentimeter. Jika kondisinya seperti ini, tentu sudah masuk ke dalam kategori mikropenis dan harus mendapatkan penanganan sesegera mungkin.

Lalu, bagaimana cara mengukur penis Si Buyung secara tepat? Pengukuran penis sebaiknya dilakukan dengan benar dan tidak sedang dalam kondisi ereksi. Penis bayi diukur dengan stretch penile length atau ditarik dan diukur pada bagian dorsum (punggung) penis, mulai dari pangkal hingga ujung kepala atau glans penis.

Pengukuran ini perlu diulang hingga tiga kali, mengingat hasil pengukuran dapat saja berbeda sesuai kondisi di seputar penis dan tergantung pada teknik pengukuran yang dilakukan. Kemudian, baru akan didapatkan ukuran penis yang sebenarnya.

Perasaan risau mungkin dialami oleh orang tua jika mengetahui ukuran alat kelamin sang buah hati tidak normal. Untuk memberikan penggambaran lebih jauh mengenai hal tersebut, NOVA coba menanyakan hal ini kepada DR.Dr.Jose R.L Batubara, Sp.A (K) dan berikut penjelasannya.

Menjelang Puber
Seseorang memiliki gangguan ukuran penis ini bisa terjadi sejak anak baru lahir, maupun ketika ia beranjak dewasa atau memasuki masa puber. Menurut Jose, ukuran penis kecil maupun mikro yang terjadi pada anak sejak lahir kebanyakan disumbang oleh perkembangan intra uteri atau genitalia yang tidak benar.


Penyebab tidak berkembangnya genitalia ini tak berhubungan dengan genetika yang diturunkan, tetapi merupakan faktor bawaan yang terjadi pada saat proses pembentukan janin di dalam kandungan ketika berusia 12 minggu. Penis anak juga dapat mengalami keterlambatan perkembangan setelah ia dinyatakan normal ketika lahir.

Keterlambatan perkembangan genitalia anak ini biasanya disebabkan adanya kekurangan hormon yang bekerja mempengaruhi perkembangan organ genitalianya yang lalu mengalami gangguan seperti kallman syndrome dan sebab-sebab yang tidak diketahui pasti (idiopatik). Akan tetapi, kebanyakan diakibatkan produksi hormon testosteron, gonadotropin, maupun growth hormone yang kurang optimal.

Terapi Dari Sang Ahli
Nah, bila menemukan anak berpenis kecil maupun mikro, sebaiknya segera dikonsultasikan dengan dokter anak. Biasanya, dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mengetahui adakah kelainan lain, misalnya pada testis.


"Asal bukan merupakan jenis kelamin ganda, masalah penis kecil maupun mikropenis masih dapat diobati. Oleh karena itu, perlu dipastikan dulu gennya adalah XY dan testisnya normal. Kemudian, harus secepatnya diobati!" tegas Jose.

Penanganan gangguan ukuran penis yang diketahui pada anak baru lahir, bisa dimulai ketika anak berusia 3 bulan. Apalagi pada kasus mikropenis yang parah, misalnya berukuran hanya 1 sentimeter. Tidak diperlukan tes kadar testosteron terlebih dahulu, karena pada anak yang belum memasuki masa puber memang kadar hormon testosteronnya masih sedikit.

Tes yang diperlukan cukup tes bone age atau tes untuk menunjukkan kedewasaan relatif dari struktur tulang kerangka. Tes ini bertujuan untuk menentukan adanya ketidaknormalan dari kelenjar hormon atau endokrin anak. Caranya, cukup dengan melakukan foto rontgen pada tulang pergelangan tangan dan siku. Kemudian, hasilnya akan dibandingkan dengan isi dari buku panduan perkembangan anak.

Setelah dilakukan tes, dokter dapat memutuskan untuk melakukan terapi yang tepat. Untuk kondisi small penis biasanya tidak diperlukan terapi hormon maupun tindakan lainnya. Namun, untuk mikropenis akan diperlukan terapi dengan menyuntikkan hormon testosteron, setidaknya 3 minggu sekali dan pemantauan perkembangan penis setelahnya.

Ada efek sampinya tidak, sih, terapi hormon ini? Seharusnya, kata Jose, terapi dengan hormon testosteron ini tidak menyebabkan efek samping. Kendati demikian, seringkali kesalahan yang terjadi adalah dokter berusaha menormalkan kadar testosterone pada anak yang masih belum puber.

"Sebenarnya, kalau kita mengerti ilmu perkembangan anak, tidak perlu menormalkan hormon testosteronnya. Untuk terapi dengan hormon testosteron sendiri sudah ada takaran yang diberikan sesuai dengan usia anak," terang Jose lagi.

Dan yang lebih penting lagi, jangan terlambat membawa Si Kecil untuk mengoreksi ukuran penisnya. Jika sudah memasuki masa puber, dapat dikatakan sudah terlambat untuk mengoreksi penisnya yang tak normal. Di usia ini, produksi hormon testosteron dan perkembangan organ genitalianya sudah maksimal. Penambahan hormon testosterone jadi tak akan banyak bermanfaat.

Efek Terapi Hormon
Pada dasarnya, terapi dengan injeksi hormon testosteron ini dapat menyebabkan reaksi pada tubuh sang anak, mengingat testosteron merupakan hormon yang berkaitan dengan fungsi tubuh pada anak lelaki. Beberapa reaksi yang mungkin timbul, di antaranya:
1. Penis jadi lebih sering mengalami ereksi.
2. Terasa gatal pada penis, karena anak belum tahu jika hal itu merupakan tanda ereksi.
3. Tumbuh bulu-bulu tanda kedewasaan seperti kumis, bulu kemaluan, dan jambang lebih cepat, meski hal ini jarang sekali terjadi.
4. Maturasi atau kematangan tulang lebih cepat, sehingga pertumbuhan anak bisa tidak optimal. Namun, hal ini dapat dicegah dengan pemeriksaan bone age terlebih dahulu.


http://default. tabloidnova. com/article. php?name= /kok-penis- si-buyung- kecilya-1&channel=kesehatan% 2Fanak

Kamis, 22 Oktober 2009

Info Penting Bagi Para Pengendara Bermotor

Sekilas info,,,,,,,

Sebelum dirazia perlengkapi kendaraan Anda. Sebagai contoh, mobil yang tidak ada kotak P3K bisa dikenakan denda Rp 250.000 atau pidana 1 bulan (Pasal 278). UU yg sudah di-sign pak SBY pada tanggal 22 Juni 2009, memuat antara lain:

Ketentuan di pasal lain:

Pasal 107

(1) Pengemudi Kendaraan Bermotor wajib menyalakan lampu utama Kendaraan Bermotor yang digunakan di Jalan pada malam hari dan pada kondisi tertentu.

(2) Pengemudi Sepeda Motor selain mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyalakan lampu utama pada siang hari.





Pasal 293

(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

(2) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam



Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 ( lima belas) hari atau denda paling banyak Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah).


Pasal 278

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih di Jalan yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan berupa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling paling banyakRp250. 000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).


Pasal 279

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).


Pasal 281

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000, 00 (satu juta rupiah).



Pasal 285

(1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). (2) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor

beroda empat atau lebih di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu tanda batas dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat

pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, atau penghapus kaca sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling

banyak Rp500.000,00 ( lima ratus ribu rupiah).



Pasal 291

(1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). (2) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor yang membiarkan penumpangnya tidak mengenakan helm sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).



Pasal 293

(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal107 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak

Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). (2) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah).

Hati-Hati belok Kekiri Mulai Sekarang


Polri: 'Belok Kiri Langsung' Masih Boleh Asal Ada Rambunya
E Mei Amelia R - detikNews

Jakarta - Penerapan belok kiri langsung diperbolehkan sepanjang ada rambu yang memperbolehkan. Selain itu denda yang dikenakan juga tergantung keputusan sidang.

"Artinya masyarakat masih diperbolehkan belok kiri sepanjang ada rambu belok kiri boleh langsung," kata Dirlantas Mabes Polri Brigjen Djoko Susilo di kantor Kontras, Jl Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2009) .

Mengenai denda, dijelaskan Djoko, dikenakan berdasarkan pasal yang dilanggar. Besarnya uang denda yang dibayarkan nantinya tergantung keputusan sidang tilang di pengadilan.

"Dulu bahkan dendanya lebih tinggi hingga mencapai Rp 1 juta," ujarnya.

Dalam UU No 14/1992 tentang lalu lintas, belok kiri bisa langsung meskipun tidak ada rambu yang memperbolehkan. Namun sekarang belok kiri tidak boleh langsung, kecuali ada rambu yang memperbolehkan. UU No 22 Tahun 2009 mengubah peraturan belok kiri dalam lalu lintas dan bagi para pelanggar dikenakan denda sebesar Rp 250 ribu.
(nov/iy)



Atau lihat di:

http://www.detiknew s.com/read/ 2009/10/22/ 100411/1226219/ 10/polri- belok-kiri- langsung- masih-boleh- asal-ada- rambunya? 991102605

Senin, 12 Oktober 2009

Buah Sirsak Pembunuh Sel Kanker


Soursop, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh alami sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo.
Tapi kenapa kita tidak tahu?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini se-rapat2nya, mereka ingin agar dana riset yang dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya djual kepasar Dunia.



Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia2, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon Graviola ini.


Pohonnya rendah, di Brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana” bahasa Inggrisnya “Soursop”. Di Indonesia, ya buah Sirsak.Buahnya agak besar, kulitnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau dibuat jus.

Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat,dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker.Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri,anti jamur(fungi) ,effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.


Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Sciences Institute bagi orang2 Amerika adalah Institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini.Fakta yang mencengangkan adalah: Jauh dipedalaman hutan Amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan h id up. T id ak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.

Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :

Ø Menyerang sel kanker dengan aman dan effektive secara alami, TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.

Ø Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.

Ø Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.

Ø Energi meningkat dan penampilan phisik membaik.

Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika.Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya.Hasil Test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :
Ø Secara effektive memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 type kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.
Ø Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo yang biasa digunakan!
Ø T id ak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selective hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat!

Riset telah dilakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini,selama bertahun-tahun tapi kenapa kita t id ak tahu apa2 mengenai hal ini? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesehatan kita, keh id upan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan!

Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini.Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : kulit kayu,akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan rematik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan Dana dan Sumber Daya Manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker!

Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini.Kenapa?

Dibawah Undang2 Federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatentkan.

Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/kloning dari Graviola ini agar bisa dipatentkan sehingga dana yang dikeluarkan untuk Riset dan Aneka Test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar.Tapi usaha ini t id ak berhasil.Graviola t id ak bisa di-kloning.Perusaha an gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk Riset dan Aneka Test.

Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.

Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari Team Riset t id ak tega melihat kekejaman ini terjadi.Dengan mengorbankan karirnya,dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan2 alami dari hutan Amazon untuk pembuatan obat.

Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang effektive.


The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan t id ak dipublikasikan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda

Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung d id alam Graviola,mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo!

Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memillih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat t id ak tersentuh/terganggu . Graviola t id ak seperti terapi kemo yang t id ak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh Terapi Kemo, sehingga timbul effek negative: rasa mual dan rambut rontok.

Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara effektive, terutama sel kanker: Prostat, Pankreas, dan Paru2.

Setelah selama kurang lebih 7 tahun t id ak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari Lembaga2 tsb.diatas.

Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budi dayakan dan dipanen oleh orang2 pribumi Brazil , kini bisa diperoleh di Amerika.

Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai free special bonus terbitan Health Sciences Institute.

Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun.Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi.


Kalo beli, bagi-bagi …

He..he..hee…